Hikmah Beriman kepada Allah

 

Beriman kepada Allah SWT adalah rukun iman yang pertama dan wajib diamalkan dalam kehidupan. Beriman kepada Allah berarti meyakini dan mengakui bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan pencipta alam semesta, Tuhan yang harus disembah tanpa dipersekutukan.

Iman kepada Allah dapat dijaga dan ditingkatkan dengan melakukan beberapa hal, yaitu rajin beribadah dan berdoa, menjauhi maksiat, rajin membaca Al-Qur’an, dan berkumpul dengan orang-orang yang sholeh. Dengan melakukan hal-hal tersebut, kualitas keimanan seseorang akan dapat ditingkatkan dan terus dijaga agar tidak terkikis.

Beriman kepada Allah dapat memberikan hikmah, yaitu sebagai berikut:

  1. Hati menjadi tenang

Hikmah beriman kepada Allah yang pertama adalah hati menjadi tenang. Ini dapat terjadi karena beriman kepada Allah berarti percaya sepenuhnya bahwa Allah adalah satu-satunya pencipta dan penolong yang patut untuk disembah. Hati pun tidak akan mudah goyah meski diuji dengan orang yang menyesatkan atau ajakan nafsu jahat.

  1. Mendapat pahala dan diampuni dosanya

Salah satu jaminan bagi orang-orang yang beriman adalah dosa-dosanya akan diampuni, digantikan oleh pahala yang berlipat. Ini karena orang-orang yang beriman kepada Allah akan menjalankan perintah-Nya dengan baik sambil menjauhi larangan-Nya.

  1. Mencegah dari perbuatan syirik

Syirik adalah perbuatan mempersekutukan Allah dengan yang lain. Syirik termasuk dalam kelompok dosa besar yang tidak akan diampuni oleh Allah SWT. Namun, dengan beriman kepada Allah, seseorang akan terhindar dari perbuatan syirik karena di dalam hatinya hanya ada Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang patut disembah.

  1. Diberi kemudahan hidup

Orang yang beriman dan percaya kepada Allah SWT akan mendapatkan hikmah beriman kepada Allah, salah satunya diberi kemudahan dalam menjalani kehidupan termasuk mewujudkan tujuan hidup.

  1. Menambah ketaatan kepada Allah

Beriman kepada Allah berarti menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Bagi orang yang beriman, perintah dan larangan dari Allah tersebut dapat dibedakan dengan mudah. Dengan beriman kepada Allah, ketaatan pun akan bertambah dan hati akan selalu mengingat-Nya.

  1. Menambah rasa syukur

Allah adalah Maha Pencipta dan Maha Pemberi. Setiap kenikmatan yang diperoleh makhluk berasal dari-Nya. Dengan beriman kepada Allah SWT, seseorang akan semakin bersyukur dengan segala karunia yang diberikan.

  1. Mempunyai rasa kasih sayang yang tinggi

Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Oleh karena itulah orang-orang yang beriman kepada Allah memiliki rasa kasih sayang yang tinggi. Rasa kasih sayang itu dapat diwujudkan dalam banyak hal mulai dari bersedekah membantu anak yatim, fakir miskin, maupun menghargai orang lain.

  1. Mendapat bimbingan dari Allah

Allah senang ketika hamba-Nya mendekat, dan beriman kepada Allah adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kepada hamba-Nya yang taat, Allah akan memberikan bimbingan atau petunjuk agar tetap di dalam jalan yang benar serta jauh dari perbuatan yang tercela.

  1. Mendapat kebahagiaan yang sesungguhnya

Saat seseorang benar-benar beriman kepada Allah dan percaya sepenuhnya kepada-Nya, hati orang tersebut akan merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya. Ini karena Allah akan memberikan petunjuk dalam hidup kepada orang tersebut sehingga hidupnya senantiasa lurus dan diridhoi Allah. Alhasil, hidupnya pun bahagia.

Perihal iman kepada Allah serta rukun iman lainnya dapat dipelajari di pendidikan agama islam. Selain tentang iman, pendidikan agama islam juga dapat menjadi sarana untuk belajar banyak hal tentang agama Islam.

 

Tips dan Cara Memakai Jilbab Selendang

 

Perlu Anda ketahui bahwa saat ini sudah banyak referensi cara pemakaian jilbab selendang melalui berbagai platform media yang ada. Hanya saja ternyata masih banyak dijumpai masyarakat yang kurang paham bagaimana menyesuaikan model pemakaian dalam suatu acara. Padahal hal tersebut akan sangat membantu Anda dalam meningkatkan kepercayaan diri. Untuk itu, tak ada salahnya menyimak penjelasan terkait tips dan cara memakai jilbab selendang berikut ini.

Tips Memakai Jilbab Selendang Anti Norak

Sebelum membahas mengenai cara pemakaian jilbab selendang yang benar. Kali ini Anda akan diajak untuk membahas mengenai beberapa tips dasar pemakaian jilbab tersebut. Hal ini akan membantu Anda dalam meminimalisir kemungkinan ketidaknyaman saat pemakaian nantinya.

1.      Senantiasa Update Trend Pemakaian

Pertama Anda diminta untuk senantiasa update terkait dengan perkembangan trend pemakaian jilbab selendang, karena akan membantu Anda dalam menemukan ide pemakaian saat acara tertentu. Jika sebelumnya Anda hanya mengandalkan satu media saja, maka kali ini diharapkan untuk bisa lebih melek teknologi. Kaitannya dengan update trend untuk saat ini banyak info yang di share melalui platform media sosial berbasis video.

2.      Cari Bahan Jilbab Selendang yang Nyaman

Lagi-lagi bahan jilbab selendang pun menjadi salah satu hal yang wajib untuk mendapatkan perhatian lebih. Pasalnya selain faktor trend mode, kenyamanan penggunaan pun harus diperhatikan dengan baik. Terlebih jika aktivitas yang akan Anda jalani tersebut cukup menyita waktu, maka bahan yang nyaman dapat membantu Anda menjaga mood harian.

3.      Pilih Warna Pashmina yang Senada

Agar terhindar dari kesan norak, maka pemilihan warna merupakan hal yang harus Anda perhatikan dengan baik. Jika tidak ingin terlihat ribet, maka referensi jilbab selendang dengan warna pastel adalah pilihan yang bisa Anda bisa coba aplikasikan guna mendukung penampilan.

4.      Hindari Pemakaian Aksesoris Berlebih

Terakhir tips yang bisa Anda perhatikan saat memakai jilbab selendang adalah menghindari penggunaan aksesoris berlebih. Selain kurang nyaman untuk dipandang, nyatanya penggunaan dalam jumlah banyak justru akan meningkatkan kenorakan dalam diri Anda.

Cara Memakai Jilbab Selendang Hits dan Modis

Langsung saja untuk menambah referensi Anda dalam memakai jilbab selendang. Berikut ini telah disajikan beberapa tutorial cara memakai jilbab selendang hits dan modis. Anda bisa memadupadankan model jilbab berikut dengan beberapa model baju tunik yang terbaru.

1.      Memakai Jilbab Selendang Untuk Kondangan

Saat Anda akan pergi ke suatu acara pernikahan bisa dibilang penampilan adalah nomor satu. Untuk itu pengaplikasian jilbab selendang harus Anda perhatikan dengan saksama agar terkesan modis dan elegan. Pemakaian jilbab selendang dengan cara di ikat ke belakang maupun dibuat layaknya jilbab segi empat merupakan hal yang bisa Anda coba. Jangan lupa berikan sentuhan akhir penggunaan aksesoris ya.

2.      Referensi Pemakaian Jilbab Selendang Untuk Santai

Berkebalikan dengan sebelumnya, sesuai dengan namanya maka Anda bisa memakai jilbab selendang dalam bentuk seminimal mungkin. Tak harus meninggalkan kesan rapih dan elegan, pemakaian hanya dengan menyampirkannya ke bahu pun bisa masuk ke dalam list pemakaian. Pasalnya kesan santai justru akan terlihat ketika Anda menghindari penggunaan aksesoris berlebih.

3.      Pemakaian Jilbab Selendang Saat Lebaran

Terakhir tips memakai jilbab selendang ketika lebaran yang bisa Anda ikuti adalah teknik penggunaannya. Silakan tentukan pilihan pemakaiannya apakah ingin menutupi dada atau tidak, pasalnya keduanya tengah menjadi trend saat ini. Untuk penggunaan jilbab selendang menutupi dada maka pemilihan ukuran serta pemakaian jilbab yang dimulai dari ujung merupakan hal yang perlu diperhatikan. Pemakaian aksesoris sewajarnya saja agar tetap meninggalkan kesan elegan dan anggun.

 

Nah itu dia penjelasan rinci terkait tips memakai jilbab selendang yang bisa Anda jadikan referensi. Hal lain yang berhubungan dengan cara pemakaian bisa Anda ikuti melalui sumber referensi lain yang relevan. Semoga bermanfaat.

Waktu Yang Baik Untuk Sholat Tahajud

Manusia diciptakan dimuka bumi agar menjalankan tugas dan kewajibanya sebagai seorang hamba, salah satunya adalah untuk beribadah kepada allah swt. Beribadah merupakan wujud rasa syukur kita kepada tuhan sang penipta alam, dengan menjalankan kewajiban badah, berarti rasa syukur itu sudah kita miliki, meskipun bentuk ibadah tidak hanya sholat seperti memberi jam digital untuk masjid itu juga badah.

Sebagai umat muslim, kita hendaknya mengerti bahwa sholat tahajud adalah bagian dari bentuk-bentuk ibadah yang danjurkan. Allah SWT menjelaskan dalam firmanya, Ia akan memberikan nikmat yang lebih banyak kepada siapapun yang beribadah kepadanya. Setiap orang yang mendekatkan diri kepada Nya, Allah akan memberikan jalan petunjuk terhadap segala persoalan hidup yang kita alami.

Menjalankan sholat tahajud ada beberapa waktu tertentu yang disarankan, mau tau? yuk simak terus deskrips berikut.

Waktu-Waktu Yang Baik Untuk Menjalankan Sholat Tahajud

Pixabay.com
  • Waktu Ba’da Isya’

Sebagian orang menganggap bahwa waktu setelah isya’ adalah sepertiga malam yang pertama. waktu ini dimulai setelah waktu shokat isya hingga pukul 22.00. Jika digunakan untuk menjalankan shalat tahajud, waktu-waktu ini cukup baik, Anda bisa melaksanakanya setiap hari sebagai bentuk keistiqomahan.

  • Sepertiga Malam Yang Ke Dua

Pada waktu ini justru banyak digunakan oleh orang-orang untuk menjalankan sholat tahajud. Pasalnya, waktu sepertiga malam ini berada pada pukul 22.00 hingga 01.00. Pada waktu ini dipercayai banyak orang memiliki banyak fadhilah dan kestimewaan, meskipun pada dasarnya pada jam-jam ini memang sulit untuk bangun dan menjalankan sholat sunah tahajud.

  • Sepertga Malam Ke Tiga

Waktu sepertiga malam yang terkahir ini memiliki manfaat yang sangat baik jika digunakan untuk beribadah sholat tahajud. pasalnya, selain kita bisa menjalankan sholat tahajud dengan khusu’ udara bumi sedang stabil dan mampu memberikan manfaat terhadap kesehatan tubuh. Oleh sebab itu jangan enggan bangun subuh untuk menjalankan ibadah tahajud.

Tentang Sholat Tahajud Selengkapnya Seperti ini

Pixabay.com

Sudah menjadi rahasia Tuhan, di waktu-waktu sepertiga malam yang mana manusia umumnya beristirahat tidur, tetapi justru malah diberkan banyak keutamaan. memang bukan perkara yang mudah untuk bangun di tengah malam, apalagi harus mengambil wudhu dengan air yang cukup dingin, namun itulah janji Allah, ia memberikan keutamaan yang lebih kepada semua ummat muslim yang sabar dan ikhlas menjalankanya.

Dalam sholat tahajud hanya terdapat dua rakaat saja, kita boleh melakukanya lagi berulang-ulang, namun dengan jumlah yang ganjil. jumlah ganjil yang dimaksudkan adalah, kita sholat tahajud dua rakaat, jika sudah selesai kita lakukan lagi seperti awal dengan dua rakaat, dan terus kita lakukan hal yang sama sebanyak tiga kali, tuju kali, dan seterusnya.

Tatacara shalat tahajud sesungguhnya sama dengan shalat wajib lima waktu, salah satunya yaitu niat, takbiratul ikhram, membaca surat fatihah, dan seterusnya. semuanya dilakukan dengan khusu’ dan berurutan sesuai ketentuan agama. Jika Anda mengalami kebingungan dalam tata cara pelaksanaanya, Anda bisa belajar kepada para ahli agama, atau belajar dengan sumber lain yang dapat membantu Anda.

Didalam islam tidak ada batasan usia untuk belajar ilmu agama, tidak orang tua, anak muda, anak remaja, semua wajib belajar dan menjalankanya ketika sudah memasuki masa usia baligh. Artinya, kita tidak perlu malu ataupun bergengsi karna sudah dewasa tetap belum bisa menjalankan dan tidak tau tatacaranya. Seperti itulah artikel tentang sholat tahajud yang bisa kami bagikan kepada teman-teman semua, semoga bermanfaat dan terimakash.

Fadilah Surat Al Kahfi Bagi Yang Rajin Mengamalkannya

Beruntung bagi Anda yang mengamalkan surat ini di tiap harinya. Betapa tidak, Fadilah surat Al Kahfi nyatanya sangatlah besar. Oleh karenanya, luangkan waktu untuk membacanya.

Sebagai kaum muslimin, membaca Alquran merupakan perintah. Membacanya berpahala meskipun belum mengerti maknanya. Apalagi jika memahami arti dan makna yang tersirat.

Untuk memahaminya, belajar dari ahlinya atau ulama tentu sangat dianjurkan. Belajar dari beliau tidak akan salah jalan. Secara, beliaulah yang paham tentang isi kandungan surat atau ayat. Malahan, penjelasannya sangat detail sehingga memberi pemahaman yang sempurna.

Selain mempelajari isinya, belajar mengaji tentu sangat dianjurkan. Setelah itu, praktikan dengan rajin membaca, terutama surah al Kahfi di tiap hari Jumat. Karena, banyak keberkahan di dalamnya sebagaimana diulas dalam wisata Nabawi.

Di sana, banyak dijelaskan tentang faedah yang mana bisa Anda jadikan bahan referensi. Khususnya untuk menambah wawasan sekaligus meningkatkan keinginan untuk mengamalkan.

Asbabunnuzul Surah Al Kahfi

Surah Al Kahfi merupakan surat Makkiyah. Karena, turunnya surat di Makkah. Tentunya, turunnya secara bertahap.

Mengenai asal muasal turunnya surah, ini tidak lepas dari sebuah kondisi di mana para tokoh Quraisy sedang berkomplot untuk menguji kenabian Nabi Muhammad SAW.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, dari Ibnu Ishaq, dari orang alim besar di Mesir, dari Ikrimah, dan dari Ibnu Abbas.

Kaum Quraisy mengutus dua orang untuk bertanya pada pendeta Yahudi di Madinah. Pertanyaan yang disinggung ialah ciri-ciri kenabian dari Nabi Muhammad. Utusan tersebut bernama Uqbah bin Abi Muaith dan An-Nadhir bin Al-Harits.

Pendeta Yahudi memang mengetahui tentang ciri-ciri nabi. Tentunya berbekal dengan kitab suci yang dulunya berasal dari nabi terdahulu.

Lantas, pendeta tersebut menyarankan kedua utusan untuk menanyakan 3 hal pada Nabi. Karena tiga hal ini hanya bisa dijawab oleh Nabi. Di antaranya adalah cerita para pemuda zaman dahulu yang bepergian, pengembara yang pergi ke Magrib dan Masyrik, dan penjelasan tentang ruh.

Kedua utusan lantas kembali pada tokoh Quraisy. Setelah itu, mereka menghadap Rasulullah dan menanyakan seperti yang dijelaskan oleh pendeta.

Rasulullah kemudian menanggapinya dengan perkataan “Aku akan menjawabnya perihal pertanyaan tersebut.” Lantas, para pemuda dan tokoh pulang ke rumahnya.
Rasulullah menunggu jawaban tersebut dari Jibril yang biasanya mengajarkannya. Namun Malaikat Jibril tidak kunjung datang sehingga membuat Rasulullah merasa sedih hati.

Setelah itu, Malaikat Jibril membawa wahyu berupa surah Al Kahfi. Surah ini menjelaskan tentang berbagai pertanyaan yang diajukan oleh tokoh Quraisy.

Lamanya wahyu turun ini juga bagian dari teguran terhadap Nabi Muhammad. Yakni tidak mengucapkan kalimat Insyaalloh setelah menanggapi pertanyaan para tokoh Quraisy.

Tetapi, bukti cintanya Allah memang luar biasa. Allah tetap memberikan penjelasan meskipun dengan teguran untuk kekasihnya. Yakni dengan turunnya ayat yang bisa menjawab pertanyaan sekaligus menjadi tanda nyata atas kenabian Nabi Muhammad.

Fadilah Surah Al Kahfi

Kalam Allah memang seluruhnya mulia dan istimewa. Tidak terkecuali surat tersebut. Maka dari itu, usahakan rutin melantunkan seluruh ayat agar selalu memperoleh keberkahan.

Pertolongan akan datang, bermanfaat untuk orang yang rajin membacanya. Dalam sebuah Hadits dijelaskan tentang Fadilah surat Alkahfi. Dari Imam Muslim menjelaskan Sabda Nabi. Yakni, siapa saja membaca 10 permulaan ayat dari surah Al Kahfi, maka dia akan terlindungi dari dajjal.

Selain itu, baginya ampunan antara dua hari Jumat dan jalan yang dipenuhi cahaya kelak di hari kiamat. Makanya, manusia akan berjalan menuju surga dengan penuh keridaan.

Betapa besarnya manfaat yang didapatkan, tidak salah bila umat Islam dianjurkan untuk membacanya. Bagi yang mengamalkannya, manusia berhak memperoleh pertolongan yang salah satunya bersumber dari Fadilah surat Al Kahfi ini.