Berapa Sih Kalori Telur Rebus?

Selain harganya yang terjangkau, telur juga merupakan salah satu sumber protein yang bisa kita olah menggunakan beberapa cara salah satunya yaitu dengan direbus.

Dan bagi yang berencana untuk menurunkan berat badan maka mengkonsumsi telur rebus bisa menjadi pilihan makanan yang sehat yang berkalori rendah.

Kandungan kalori telur rebus

Nah bagi yang masih penasaran berapa kandungan kalori telur rebus ini ,maka bisa disimak kandungan kalori telur rebus dibawah ini :

  • 1 ukuran kecil telur rebus mengandung 57 kalori
  • 1 iris telur rebus mengandung 8 kalori
  • 1 butir telur rebus atau 50 gram telur rebus mengandung sekitar 77 kalori
  • 1 butir telur setengah matang mengandung sekitar 78 kalori
  • 1 mangkok telur rebus mengandung 209 kalori
  • 100 gram telur rebus mengandung 154 alori

Nah dari penjelasan diatas kita juga bisa mengetahui bahwa kandungan kalori pada telur rebus yang matang dengan yang setengah matang maka tidak mengalami perbedaan yang signifikan.

Kedua telur tersebut masih memiliki kandungan kalori yang rendah. Tentunya kandungan kalori pada telur yang direbus akan berbeda dengan telur yang digoreng.

Pada kalori telur yang digoreng maka terdapat 89 kalori pada setiap 1 butirnya beserta 264 kalori pada 1 mangkok telur goreng.

Tentunya penambahan kalori tersebut terjadi karena adanya tambahan minyak pada saat kita menggoreng telur tersebut.

Tips makan telur rebus dengan sehat

Telur rebus merupakan salah satu sumber protein yang baik. Kita juga bisa kentang dengan mengkonsumsi telur rebus tanpa memasukkan terlalu banyak kalori. Tentunya ini sangat berguna bagi kamu yang sedang ingin menurunkan berat badan.

Namun jika kamu merasa makan telur rebus ini hambar dan membosankan , maka kami akan memberikan tips makan telur rebus dengan sehat dan tentunya tetap nikmat disantap, yaitu :

  • Yang pertama kita bisa menambahkan sejumput garam pada telur rebus yang akan kita konsumsi. Meskipun garam tidak mengandung kalori namun kita juga harus memperhatikan takarannya per hari.
  • Selain itu kita juga bisa menjadikan telur rebus untuk dijadikan sandwich saat akan disantap. Tentunya ini juga akan menjadi sarapan sehat bagi keluarga. Kita bisa menyajikan telur rebus tersebut dengan roti gandum, peterseli, tomat serta avokad untuk dijadikan pelengkapnya. Kita juga bisa menyesuaikan bahan pelengkap dengan selera masing-masing.

Nah, mungkin salah satu kendala telur rebus adalah susah dikupas. Akan kami berikan tips membuat telur rebus agar menjadi mudah untuk dikupas :

  1. Pertama taruh telur kedalam panci lalu tambahkan air secukupnya hingga telur tertutupi air.
  2. Selanjutnya kita rebus telur tersebut dengan menggunakan api sedang
  3. Setelah itu matikan api kemudian tutup panci tersebut
  4. Berikutnya kita diamkan saja selama 10-12 menit jika ingin mendapatkan hasil telur yang lembut
  5. Langkah terakhir tiriskan telur lalu pindahkan telur ke wadah yang berisi air es. Rendam selama kurang lebih 5 menit. Kemudian kupas satu persatu telur tersebut.

Itulah beberapa tips agar telur rebus bisa dimakan lebih sehat dan nikmat serta cara agar telur mudah dikupas setelah direbus.

Telur rebus selain mengandung kalori juga banyak mengandung berbagai nutrisi yang bisa dikonsumsi setiap hari. Dan untuk menurunkan berat badan, kita juga bisa mengkonsumsi telur rebus tersebut setiap hari.

Jadi tertarik untuk memanfaatkan telur rebus untuk dikonsumsi bersama keluarga? Untuk mengetahui update Harga Telur Hari Ini untuk mengetahui harga terbaru dari telur ayam kampung yang menyehatkan.

 

Anti Gagal! Berikut Cara Menanam Tomat Agar Berbuah Lebat

Cuaca yang tidak menentu bukan menjadi alasan untuk gagal panen tumbuhan tomat. Sebab cara menanam yang tepat akan mempengaruhi hasilnya. Anda hanya perlu menyiapkan beberapa media tanam dan juga peralatan lainnya. Bagi Anda yang tertarik membudidayakannya, berikut cara menanam tomat yang bisa diterapkan!

5 Tips Menanam Buah Tomat Bisa Berbuah Dengan Cepat dan Lebat

  1. Menyiapkan Media Tanam yang Baik dan Benar

Hal pertama yang harus Anda lakukan tentu menyiapkan media tanamnya. Anda bisa menggunakan pot atau polybag untuk membudidayakan tomat. Sebagai media tanamnya, Anda bisa menggunakan kombinasi dari beberapa bahan. Misalnya saja arang sekam, tanah, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1.

Jika sudah menyiapkannya, jangan langsung menanam benihnya. Biarkan beberapa hari terlebih dahulu sebelum ditanami agar mineral dalam pupuk bisa tercampur jadi satu dengan tanah. Upayakan untuk memilih media tanam untuk tomat yang memiliki pH 5 sampai 7. Hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan tomat nantinya.

  1. Memilih Benih Tomat Unggulan yang Akan Ditanam

Untuk mendapatkan tanaman yang sehat dan menghasilkan buah lebat, maka Anda harus paham untuk menentukan bibit unggulan. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu menentukan terlebih dahulu jenis buah tomat mana yang ingin ditanam. Akan lebih baik jika membeli benih yang masih dalam bentuk biji dan menyampaikannya sendiri di rumah.

  1. Melakukan Proses Penyemaian Benih Tomat Pada Media Tanam yang Tepat

Setelah Anda mendapatkan benih tomat, langkah selanjutnya yaitu dengan cara menyemaikan benih. Anda bisa menggunakan media semai yang berupa bedengan. Lalu, usahakan untuk menempatkan media semai pada lokasi yang tidak terkena hujan dan sinar matahari secara langsung. Hal ini penting diperhatikan jika ingin benih tumbuh dengan baik.

Selain itu, Anda juga perlu menyiram media semai secara teratur agar tetap dalam kondisi yang lembap. Dengan begitu, bibit yang Anda tanam bisa cepat tumbuh. Setelah bibit menginjak usia 14 haru, maka Anda bisa memberinya pupuk produk nasa untuk merangsang pertumbuhan bibit tomat tersebut.

  1. Proses Penanaman dan Perawatan Tumbuhan Tomat

Setelah tahapan persiapan selesai, Anda bisa langsung menanam tomat ke media tanam. Cara mencabut bibit tomat dari media semai harus dilakukan secara pelan pelan agar akarnya tidak terputus. Apabila perlu, Anda bisa menyirami media semai agar mudah dicabut. Selanjutnya, pindahkan pada media tanam yang lebih besar.

Setelah bibit sudah dipindahkan, maka Anda perlu memberikan perawatan secara rutin supaya menjaga tumbuh kembang ke tomat. Untuk beberapa hari pertama, ada baiknya jika Anda menyiramnya secara teratur guna menghindari kekurangan air. Setelahnya, Anda perlu melakukan penyiraman dua hari sekali saja dan beri penyangga kayu agar tumbuh tegak.

  1. Masa Pemanenan Tomat

Jika cara menanam tomat yang Anda lakukan tepat dan benar, maka memungkinkan tumbuhan bisa dipanen lebih cepat. Anda bisa memanennya dalam jangka waktu yang tidak sampai 100 hari. Ciri yang menandakan tanaman tomat sudah bisa dipetik hasilnya yaitu perubahan warna pada buah. Awalnya buah berwarna hijau dan menjadi kekuningan.

Agar tumbuhan tomat bisa berbuah lebat dan subur, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Mulai dari pemilihan benih unggul, proses pembenihan, pemilihan media tanam, serta cara merawatnya. Jika ditangani dengan baik dan teratur, tomat yang Anda tanam bisa tumbuh lebih subur. Dengan begitu, Anda bisa memanen lebih cepat dan juga buahnya banyak.