5 DESA WISATA JOGJA YANG TIDAK BOLEH DILEWATKAN

 

Libur akhir pekan bisa anda dimanfaatkan dengan berbagai aktivitas positif yang bisa segarkan pikiran dari penat lantaran pekerjaan dan kesibukan sehari-hari. salah satunya dengan mengunjungi daerah dengan pemandangan alam indah dan segar, bisa jadi pilihan tepat mengisi liburan.

Kalau anda ingin nuansa wisata alam berbeda, anda mungkin bisa pertimbangkan mengunjungi desa wisata di jogja. yups, selain pantai dan kotanya, jogjakarta juga punya desa desa wisata alami yang bisa anda kunjungi untuk hilangkan penat ketika memesan paket wisata jogja. berikut ini daftarnya :

  1. Desa Wisata Bobung

Desa wisata ini terletak di desa Putat yang ada di kecamatan Patuk, tepatnya di Kabupaten Gunung Kidul. Desain ini menjadi salah satu desa wisata berkat wisata kerajinan topeng batik kayunya.

Sejarah pembuatan topeng itu sendiri berawal dari kebiasaan masyarakat setempat yang pentaskan seni tari Topeng Panji pada tiap musim panen datang. Ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan.

Sementara itu kerajinan batik kayu di desa watu bobung terus alami perkembangan. tak cuma produksi topeng kayu. gantungan kunci, nampan, wayang juga berkembang disini.

Di desa wisata watu bobung juga disediakan workshop pembikinan batik kayu untuk umum. jadi wisatawan dapat melihat secara langsung dalam proses pembuatan dari kerajinan batik  kayu.

Disini juga ada workshop untuk umum yang bisa mempelacari tentang pembuatan kerajinan batik kayu dari desa Bobung.

Ada juga galeri untuk pajang beragam karya seni batik kayu. selain itu ada area parkir dan kamar mandi umum bersih.

  1. Desa Wisata Nglanggeran

Bagi yang kangen hijaunya alam, bisa kunjungi desa wisata nglanggeran bisa jadi alternatif tepat.  Wisata ini berada di kawasan embung nglanggeran dan wisata gunung api purba.  desa wisata ini jaraknya sekitar 25 km dari pusat kota.  persisnya ada di kalisong desa nglanggeran kecamatan patuk gunung kidul.

Menuju kesini terbilang cukup mudah.  Bisa ditempuh pakai kendaraan pribadi dan kendaraan umum.

Anda  bisa berinteraksi dan berkomunikasi secara langsung dengan penduduk setempat serta rasakan langsung aktivitas mereka.

Pengunjung juga bisa belajar tanam padi di sawah, membatik topeng, belajar seni tradisional,  membuat aneka kerajinan janur kelapa, ikut kenduri sampai dengan belajar masak makanan lokal.

Tak cuma itu, wisatawan juga bisa menikmati berbagai fasilitas lain, misalnya outbond,  camping area,  flying fox,  panjat tebing,  treking.  ada juga homestay untuk bermalam.

  1. Desa Wisata Manding

Bagi yang punya minat dengan berbagai kerajinan kulit, bisa ke desa wisata Manding.

Desa wisata Manding ini berada di desa Mading tepatnya di Jl Wahidin Sudiro Husodo yang ada ditengah kota Jogja. Masih ada banyak pengerajin kulit mungkin sekitar ratusan pengerajin yang ada di desa ini.

Mereka membuat aneka kerajinan kulit seperti tas, gantungan kunci, dompet, pigura, jaket kulit, dan sabuk. di rumah rumah penduduk disana juga tampilkan aneka kerajinan kulit. Harga kerajinan yang ditawarkan terjangkau dan bisa ditawar.

  1. Desa Wisata Kelor

Desa wisata ini berada di desa bernama Bangunkerto yang ada di kecamatan Turi di Sleman.

Pemandangan alam hijau terbentang luas.  mayoritas penduduk desa wisata kelor bekerja sebagai peternak petani dan budidaya jamur.

Warga juga tanam pohon salak, jadi pengunjung bisa beli buah ini secara langsung.  ada banyak fasilitas di sana seperti flying fox,  outbound dan kegiatan lainya.  tak cuma itu,  pengunjung juga bisa bermain di sungai yang jernih airnya.

  1. Desa Wisata Batik Tulis Giriloyo

Di kawasan Makan Imogiri lokasi dari desa wisata ini. Desa ini merupakan salah satu pusat batik tulis terbesar di Yogyakarta.

Para pembatik punya keahlian  membatik turun temurun.disana beragam paket wisata juga ditawarkan dengan macam macam harga.  wisatawan bakal didampingi dalam belajar membatik.  Mulai dari bikin pola sampai membatik dengan canting.

Darisini biasanya wisatawan juga akan mendapatkan souvenir hasil dari batik yang dibuat sendiri.