Mengenal Lebih Dalam Es Drop, Segarnya Kuliner Khas Blitar

Kuliner khas Blitar memang tidak pernah lekang oleh zaman. Salah satu kuliner khas yang sudah melegenda adalah es drop yang dijajakan secara keliling. Menariknya lagi, usia dari es drop ini lebih tua dari usia kemerdekaan Indonesia. Penasaran tentang es drop? Yuk simak ulasan berikut!

Mengenal Lebih Dalam Es Drop

  1. Es Legendaris Sejak Masa Penjajahan Belanda

Siapa sangka ternyata kuliner yang terbuat dari gula merah dan santan yang dibekukan ini telah ada sejak zaman kolonial Belanda, tepatnya sekitar tahun 1937. Hingga saat ini, rasa asli dari es drop masih dipertahankan. Ciri khas lain dari es ini adalah tusuknya yang menggunakan tusuk sate.

  1. Dijajakan dengan Cara Keliling

Para penjual es drop menjajakan jajanannya dengan cara berkeliling, ada yang menggunakan sepeda dan ada pula yang berjalan kaki. Es drop dimasukkan ke dalam wadah tabung berwarna merah dan untuk menarik para pembeli, penjual es drop biasa membunyikan alat semacam lonceng.

  1. Varian Rasa yang Beragam

Meski dengan cita rasa yang sangat kental dengan rasa tradisional, anda bisa memilih varian rasa yang tersedia. Beberapa varian rasa yang bisa anda nikmati adalah melon, cokelat, durian, kacang hijau, dan lain-lain. Anda akan merasakan sensasi gurih, manis, dan lembut ketika memakan es drop.

Menikmati makanan tradisional merupakan salah satu bentuk pelestarian warisan kuliner secara turun-temurun. Pastikan anda menikmati es drop yang telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Anda akan merasakan sensasi kembali ke masa lampu ketika es ini diciptakan.