Sejarah Gunung Api Purba Nglanggeran di Yogyakarta

Berbicara mengenai gunung purba, pikiran pasti langsung merujuk pada ketampakan Gunung Nglanggeran di Yogyakarta. Menurut para ahli, gunung purba ini telah muncul sejak 70 tahun silam. Gunung tersebut mempunyai bentuk unik, dan penyusun bebatuan aglomerat serta breksi gunung berapi. Penamaan gunung ini disesuaikan dengan letaknya di Desa Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul. Sama seperti sejarah gunung lain yang dipenuhi oleh legenda, hal serupa juga terjadi pada Gunung Nglanggeran. Beberapa sumber menjelaskan, bahwa asal nama gunung mempunyai arti melanggar. Konon, bukit ini dijadikan sebagai tempat untuk menghukum warga yang dengan sengaja merusak wayang. Cerita rakyat tersebut tentu saja dipercaya oleh warga sekitar hingga sekarang. Dikisahkan bahwa sang dalang murka dengan perbuatan warga, sehingga memberikan kutukan dan melempar mereka ke bukit tersebut.

Berbasarkan penelitian para ahli, gunung purba ini menjadi gunung aktif sejak 60 juta tahun lalu. Gunung tersebut memiliki bebatuan besar yang menjulang, sehingga mempunyai jalur pendakian yang disukai oleh para pendaki lokal maupun manca negara. Luas kawasannya mencapai 48 hektar, dan puncak gunung adalah Gunung Gedhe. Ketinggian yang dimiliki sampai 700 meter. Selain indah dengan panorama gunung yang masih terjaga, warga sekitar juga membangun beberapa tempat wisata lain yang menawarkan keindahan luar biasa. Misalnya saja, Embung Nglanggeran yang cantik dengan warna air kehijuan.